Membangun Perekonomian Desa Berkelanjutan Melalui Manajemen Kinerja Berbasis Community Empowerment

Main Article Content

Alif Muhammad Zakaria
Mauliyana Rachmat

Abstract

ABSTRACT : The village is the basic social basis of a country's order, therefore empowering rural communities is very important to support a sustainable economy, performance management through empowerment is the main key in overcoming human resource problems such as poverty, unemployment and social inequality. This study uses qualitative analysis methods, the research data was obtained from literature and field studies in Samirono Getasan Village, Semarang Regency by looking for competent sources, sources of government and private institutions that support and are relevant. Data analysis was performed with a descriptive approach that outlined the facts along with the data obtained at the study site. The results of this study prove that performance management based on community potential empowerment has a significant role in building a sustainable rural economy.


 

Article Details

How to Cite
Zakaria, A. M., & Rachmat, M. (2021). Membangun Perekonomian Desa Berkelanjutan Melalui Manajemen Kinerja Berbasis Community Empowerment. Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan, 3(1), 7-13. Retrieved from http://journal.rumahpeneleh.or.id/index.php/oh/article/view/65
Section
Articles

References

Candra Kusuma Dkk. 2013. “Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa: Studi pada Desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang)”. Jurnal Ilmiah. Universitas Brawijaya Malang: Malang.
Dickdick Sodikin, Djaka Permana, dan Suhenda Adia. 2017. “Manajemen Sumber Daya Manusia: Membangun Paradigma Baru”.Jakarta: Salemba Empat
Edriana Pangestuti Dkk ,2018, “Peta Potensi Dalam Menciptakan Kemandirian Ekonomi Desa (Studi Pada Desa Tawang Argo,Malang)”. Journal of Applied Business Administration Vol 2, No 2, Malang. Universitas Brawijaya.
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan_di_Indonesia#cite_ref-2 diakses pada 26 Februari 2020 pada pukul 20:43 WIB.
https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20191105154437-532-445788/angka-pengangguran-naik-jadi-705-juta-orang-per-agustus-2019 diakses pada 26 februari 2020 pada pukul 20:44 WIB.
https://www.bps.go.id/publication/2019/07/04/daac1ba18cae1e90706ee58a/statistik-indonesia-2019.html diakses pada 26 Februari 2020 pukul 20:35 WIB.
Jaya Askar. 2004. “Konsep Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development). Jurnal. Institut Pertanian Bogor : Bogor.
Kuswandoro, Wawan E. 2016. “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Desa Berbasis Partisipasi”. Malang. Universitas Brawijaya.
Luthfia Rizka, A. 2013. ”Menilik Urgensi Di Era Otonomi Daerah”. Journal of Rural and Development. Vol IV, no 2.
M. Alamsyah, Nur. 2011. “Memahami Perkembangan Desa di Indonesia”. Jurnal Academica Fisip Unitad. Vol 03.
Noor Munawar. 2011. “Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ilmiah CIVIS Vol 1 No 2.
Poltak, Lijan Sinambela. 2012. “Kinerja Pegawai”. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Pratiwi Dkk. 2018. “Analisis Implementasi Pembangunan Berkelanjutan Di Jawa Timur”. Jurnal vol 18 No 1. Universitas Brawijaya: Malang.
Sri Mulyani Indrawati. 2017. “Buku Pintar Dana Desa”. Jakarta: Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.
Sugiyono. 2012. “Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
Supartini.2012. “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Potensi Desa Wisata Ketingan Kabupaten Sleman-DI Yogyakarta”. Yogyakarta. Akademi Maritim. Jurnal Nasional Pariwisata, Vol. 4, Nomor 1.
Syafaruddin. 2005. “Manajemen Lembaga Pendidikan Islam”. Jakarta: Ciputat Press.
T. Gilarso. 2004. “Pengantar Ilmu Ekonomi”. Yogyakarta: Kansius.
Wasisto Raharjo Jati,2015, “Bonus Demografi Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi: Jendela Peluang Atau Jendela Bencana Di Indonesia?”, Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada dapat diakses melalui https://jurnal.ugm.ac.id/populasi/article/view/8559/6591
Wibowo. 2010. “Manajemen Kinerja”.Jakarta: Rajawali Press.